Ribuan Karyawan Melakukan Pembakaran Di Smelter PT Virtu Dragon Nikel Industry, Konawe Sultra !!!

REPUBLIK62.COM,   Smelter nikel milik PT Virtu Dragon Nickel Industry (VDNI) di kec morosi kab, Konawe Sulawesi Tenggara dikabarkan di bakar masa.

Kapolres Konawe AKBP Yudi Kristanto menerangkan Kronologi ricuh di PT VDNI yang berakhir pembakaran fasilitas pabrik dan puluhan kendaraan operasional di kecamatan morosi kabupaten konawe tersebut.

Ia menjelaskan peristiwa tersebut di mulai dari demontrasi sejumlah massa dari luar pabrik, senin (14/12) pagi, mereka mendesak PT VDNI agar buruh yang telah bekerja lebih di atas tiga tahun diangkat sebagai karyawan tetap.

Informasi yang lain di peroleh Republik62.com, massa aksi yang melakukan demonstrasi adalah seikat dan perlindungan tenaga kerja kabupaten konawe dan dewan penggurus wilayah federasi kesatuan serikat pekerja nasional sulawesi tenggara.

Para demonstran meminta kejelasan terkait perjanjian perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT) untuk karyawan VDNI yang waktu kerja nya telah melebihi dari 36 bulan kerja , agar diangkat menjadi karyawan tetap.

Mereka juga meminta agar gaji karyawan TKA China di samakan dengan tenaga kerja lokal karena pekerjaan nya sama dan kenaikan upah yang telah satu tahun bekerja sesuai dengan UUD PP Nomor 78 tahun 2015 Pasal 42.

Menurut Kapolres, Perusahaan VDNI telah memberikan gaji yang sesuai dengan UMR Daerah.

"Gajinya sudah sesuai UMR, jadi tidak ada masalahnya," Ucapnya

Awalnya demonstrasi berjalan damai dan teratur di depan perusahaan VDNI , Akan tetapi pecah bentrokan karena para deminstran memaksa masuk pabrik.

Polisi telah menembakkan gas air mata akan tetapi kalah jumlah massa terlalu banyak sehingga dapat menembus masuk kedalam perusahaan.

Massa membakar Puluhan kendaraan operasional dan alat berat eksavator dan kuali smelter dan basecamp karyawan.

Kapolres belum bisa memastikan berapa kerugian yang alami oleh PT VDNI termasuk jumlah kendaraan dan fasilitas yang dibakar massa.

" Kita belum tahu pasti , sekarang lagi di data , kalau soal terbakar , ada kendaraan pabrik terbakar," Ucap Kabid Humas Polda Sultra Kombes Pol Fery Walintukan.

Related Posts